Kalau sudah memasuki weekend biasanya daerah Bandung bagian utara akan padat dan macet, membuat sebagian warga agak ogah untuk ikutan dalam “parkir masal” di jalanan.  Dan atas beberapa informasi katanya di daerah selatan ada sebuah restoran Korea yang baru buka dan cukup oke.

Maka meluncurlah kita ke sebuah kompleks perumahan di daerah Bandung bagian selatan, Taman Holis Indah C1/21 TTAL’s Korean BBQ.  Kirain TTALs itu nama singkatan atau kependekan dari apa gitu, tapi setelah mengobrol dengan yang empunya restoran, ternyata itu adalah

yang artinya gadis kecil / anak perempuan.

IMG_7024

Menempati garasi dari sebuah rumah tinggal yang disulap menjadi restoran memang tidak mudah.  Lahan yang terbatas membuat elemen interior pun harus disiasati dengan baik agar terlihat lapang.

Konsep yang diusung oleh TTALs ini adalah model tatami seperti ala Jepang. Kita harus mencopot alas kaki sehingga duduk dengan gaya lesehan.  Pada ruangan ini hanya terdapat 3 set meja saja, tapi jangan kuatir masih ada tempat di sisi satu lagi dan area depan.  Dilengkapi dengan TV yang menyiarkan acara Korea dan wallpaper warna pastel, ruangan ini membuat kita serasa beneran ada disono.

IMG_7023

Sesuai dengan judulnya yang barbeque, TTALs ini untuk sementara menyajikan menu bakar-bakaran saja.  Tapi untuk ke depannya, akan dilengkapi juga dengan menu lainnya seperti japche dan menu kuah.

Samgyeopsal

Arti harfiah dari samgyeopsal adalah tiga lapis daging, “tiga (sam; 삼) lapis (gyeop; 겹) daging (sal;살),” karena daging bagian perut babi terlihat seperti berlapis tiga. Ada pula daging berlapis lima yang disebut ogyeopsal (오겹살), o berarti “lima”.

Samgyeopsal dimakan bersama daun selada (sangchu; 상추) dan irisan bawang putih mentah, tapi sering juga disajikan bersama daun perilla (kkaennip; 깻잎), irisan cabai hijau, irisan daun bawang, irisan bawang bombay, dan kimchi lama (mugeunji; 묵은지). Bawang putih, bawang bombay, dan kimchi dapat ikut dipanggang atau dimakan mentah bersama daging. Jamur seperti jamur kancing atau jamur tiram juga ikut dipanggang bersama daging.

Samgyeopsal hampir selalu dihidangkan bersama dua jenis saus pencelup: ssamjang (쌈장) dan gireumjang (기름장). Ssamjang mengandung pasta cabai (gochujang; 고추장), pasta kacang kedelai (doenjang; 된장), minyak wijen (참기름). Gireumjang (기름장), dibuat dari garam dan minyak wijen, kadang-kadang mengandung sedikit merica hitam. Biasanya saus ssamjang dipakai kalau samgyeopsal dimakan bersama sayur.

Sumber informasi: https://id.wikipedia.org/wiki/Samgyeopsal

Di sini terdapat 2 macam samgyeopsal, yaitu yang original dan yang sudah dibumbui / marinated.  Kaget juga, karena biasa kalau makan di restoran Korea harganya cukup tinggi, tapi disini lebih bersahabat… makan pun jadi makin berselera. 🙂

IMG_7026IMG_7028

Dwaeji Bulgogi

Menu pilihan berikutnya adalah bulgogi, rasanya mirip dengan yakiniku di Jepang.  Lagi-lagi dengan harga yang sangat bersahabat kita bisa mencicipi makanan yang enak dan pingin nambah.

IMG_7029

Buat minumannya, konsep dari restoran ini dibuat terpisah dengan brand yang berbeda, namanya FRAIS.  Jadi pengunjung bisa datang hanya untuk menikmati minuman atau dessert saja, tapi bisa juga sekalian makan di restorannya.

Shower Chocolate

Namanya aja shower, jadi caranya harus dengan cara menyiram segelas susu ke dalam gelas yang sudah berisi es batu.  Bukan es batu biasa, itu adalah milo yang sudah dibekukan.  Simple tapi enak dan menyegarkan.  Lagi-lagi dengan harga yang tidak bikin kantong bolong.

Patbingsoo

Yang namanya Korea identik dengan Patbingsoo / Patbingsu, aliases campur kalau disini sih.  Isinya berbagai macam buah-buahan digabung ke dalam sebuah mangkuk, dilengkapi dengan kacang merah dan es serut, dan satu scoop eskrim vanilla, tapi kadang juga bisa menggunakan condensed milk alias susu kental manis, hmmm yummy….

IMG_7034

Makan disini, dengan porsi yang cukup banyak, untuk keluarga dengan jumlah 4 orang, kami mengeluarkan dana tidak lebih dari 150 ribu rupiah, lumayan lah ya…..

감사합니다

gamsahabnida

thank you

Advertisements