Pesta cia-ciu itu bukan undangan pernikahan seperti prasmanan. Dalam pesta cia-ciu,  tamu duduk disekeliling meja, sementara makanan datang satu persatu.  Makin dekat ke meja pengantin, makin dekat hubungan kekerabatan / keluarga. Setelah itu urutan teman-teman dekat dari mempelai dan kemudian keluarga jauh atau teman dan tamu lainnya.

Meja makan, biasanya bundar dengan sesuatu bagian ditengah meja yang juga bisa berputar. Biasanya disajikan 8 macam makanan termasuk hidangan penutup.  Urutan menunya adalah opening, entree-soup, ikan atau seafood, daging atau sayur.  Selanjutnya bakmi, nasi atau nasi goreng, dilanjutkan dengan makanan manis atau buah-buahan sebagai hidangan penutup.

Seharusnya yang duduk bersama-sama disatu meja adalah 8 orang, tetapi sekarang rata-rata 10 orang. Diatas meja dimuka setiap kursi biasanya kita diberikan piring dan sumpit. Juga beberapa piring kecil untuk bumbu disiapkan dimuka piring. Cangkir untuk minum teh ada disebelah kanan atas dari piring tersebut.

Kombinasi Makanan Pemula

Makanan pembukaan biasanya terdiri dari satu piring besar bulat beberapa jenis makanan.  Kita mangambil makanan ini dengan sumpit dan letakkan makanan tersebut diatas piring. Makan dengan memakai sumpit kita yang ada disebelah piring kita.

IMG_7128

Di Imperial / Landmark, menu pembuka berupa irisan ubur-ubur, ayam rebus, babi panggang, cumi goreng tepung, dan lainnya.  Di bagian tengah selalu saja ada hiasan yang terbuat dari lampu bohlam kecil menggunakan tenaga baterai ditutup dengan hiasan berwarna merah.  Lampu ini biasanya direbutkan oleh anak-anak kecil.

Sup Asparagus Telur Kepiting

Setelah makanan pembukaan ini biasanya diberikan sup.  Satu mangkuk besar sup di tengah meja dan pelayan restoran akan membaginya kedalam mangkuk sup yang sudah disiapkan termasuk sendok porselennya.

IMG_7129

Menu kedua di Landmark adalah sup asparagus dengan telur kepiting.  Nikmatnya disajikan panas, kalau perlu ditambahkan sedikit cuka hitam membuat semakin mantap.

Angsio Pauhie Mutiara Kombinasi Sayur & Jamur Hitam

IMG_7130

Udang Windu Goreng Mentega

Pada menu ini, nasi putih mulai dihidangkan sebagai teman makan udang yang ukurannya termasuk jumbo.  Karena ukurannya yang cukup besar ini, bniasanya dalam satu meja hanya kebagian satu ekor untuk satu orang.

IMG_7131

Dalam restaurant yang baik, untuk setiap jenis makanan piring atau mangkuk kita akan diganti baru, dan tulang-tulang atau sisa makanan diangkat.

Kulit Bebek Ala Peking

Sajian ini merupakan salah satu the best part dalam seluruh sajian cia-ciu.  Kulit bebek yang tipis garing digulung dalam kulit lumpia tipis, tidak lupa masukkan juga mentimun dan daun bawang.  Oya, cocolkan juga saosnya… hmmmmm

IMG_7132

Setelah puas dengan kulit bebek, baru deh selanjutnya kita nikmati daging bebek yang diiris cukup tebal.  Gurih, empuk, dan bumbunya meresap ke seluruh permukaan dagingnya…. slurrpp…

Sate Shangai & Bapao

Ini merupakan the second best part setelah bebek peking kalau menurut saya.  Irisan sate ditumpuk dengan hati babi dengan diameter sekitar 5cm, kita selipkan pada bapau berbentuk lingkaran dengan diameter yang kurang lebih sama.  Ketebalan bapau ini kurang lebih 0,5cm sehingga pas masuk mulut kita masih bisa merasakan daging babi dan hatinya secara mantap.

IMG_7133

Ikan Gurame Tim

Setelah bertubi-tubi diserang oleh cumi dan ubur-ubur di makanan pembuka, lalu lanjut ke udang, bebek, dan babi,  gempuran selanjutnya adalah ikan gurame.  Menu ikan ini disajikan dengan cara dikukus atau di tim sehingga menjadikan ikan lembut dengan siraman kuah dan taburan sayuran.

IMG_7134

Buah Segar

Perut sudah semakin kenyang, rasanya tidak sanggup lagi menampung… fiuhhh tapi untungnya hidangan ini segera berakhir dengan masuknya buah-buahan segar dan dingin yang sudah diiris.  Hidangan ini menyajikan buah semangka, nenas, melon, pepaya, apel, dan jeruk

IMG_7135

Dengan begitu selesailah sudah seluruh jamuan cia-ciu ini, berarti rampung sudah seluruh kegiatan acara yang biasanya ada di dalam pernikahan khas Tionghoa.  Setiap restaurant mempunyai menu yang berbeda, tetapi dalam pakem yang sama…… Aahhh… seubeuhhhhh….. (kenyang sekali-red)

謝謝

 

Advertisements