Sate atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging kecil-kecil yang ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi atau bambu, kemudian dipanggang menggunakan bara arang kayu. Sate disajikan dengan berbagai macam bumbu yang bergantung pada variasi resep sate.  Daging yang dijadikan sate antara lain daging ayam, kambing, domba, sapi, babi, kelinci, dan lain-lain.

Salah satu sate yang anti mainstream di Bandung rasanya adalah Sate DJ.  Berjualan di gerobak dan hanya buka mulai pukul 17:00 – selesai (bahkan bisa sampai subuh).  Nama DJ ini singkatan dari Disc Jockey, hal ini disebabkan pada beberapa tahun yang lampau, posisi jualannya persis di depan sebuah diskotik ternama di kota Bandung.  Namun saat ini kondisinya sudah rata dengan tanah.

Lokasinya nggak sulit untuk dijangkau karena terletak di jalanan utama kota Bandung, persisnya di jalan Jendral Sudirman, kira-kira di depan toko nomor 297.  Tapi jangan salah kalau tiap kali akan memesan, diharuskan untuk antri terlebih dahulu. Selalu banyak konsumen yang rela antri lama di tenda tersebut.

IMG_7303.JPG

Kenapa anti mainstream? Karena sate DJ ini tidak menggunakan bumbu kacang seperti sate pada umumnya.  Sebelum dibakar, daging ayam, kambing, ataupun sapi akan direndam dulu ke dalam saus dengan varian rasa asin sedang dan asin pedas.

IMG_7302.JPG

Daging yang disajikan dalam setiap potongnya cukup mungil dan terasa begitu empuk. Begitu pula dengan bagian lemaknya. Bumbunya pun terasa sangat pas.  Rasa asin, gurih, pedasnya sangat menyerap akan membuat kita  ketagihan. Tanpa bumbu kacang dan kecap pun, daging bakar olahan Sate DJ ini mantap dimakan bersama sepiring nasi putih. Pengunjung yang suka bumbu kacang tidak perlu ragu karena bisa meminta pada  penjual untuk menambahkan bumbu kacangnya.  Satu tusuk sate ayam dibanderol dengan harga Rp. 1.300. Sedang daging kambing dapat ditebus sebesar Rp. 1.600 per tusuknya.  Kalau sotonya dibanderol Rp. 13.000.

IMG_7305.JPG
Sate Kambing Asin Sedang
IMG_7304.JPG
Sate Ayam Asin Sedang

Selain sate, di sana juga menyajikan soto khas Madura. Soto ini diberi kuah kuning yangh berasal dari kunyit, tanpa santan.  Isinya antara lain soun, suwiran daging ayam, kol, dan bawang daun.  Seporsi soto dibanderol dengan harga Rp. 13.000

IMG_7306.JPG
Soto Madura

 

 

Advertisements