Akhir-akhir ini orang berlomba untuk membuka sajian kuliner dengan menu non-halal (babi).  Namun selalu saja ada orang yang mempunyai blue ocean strategy, yaitu melihat peluang kecil untuk mendapat hasil yang besar saat orang berusaha berlomba untuk “nyebur pada kolam yang sama”.  Salah satunya yang menurut saya pandai melihat peluang adalah Roegoel alias Roemah Guling.


Sekali-kali baca gih bukunya, sambil makan… Jangan pegang hape mulu…

Rumah makan ini mengkonsentrasikan sajiannya pada menu kambing.  Lokasinya di Jl. Dr. Rajiman No.17, Bandung persisnya di sebelah salah satu sekolah swasta.

IMG_7356
tampak muka Roegoel

Area rumah makannya di bagi menjadi dua bagian, area indoor dan area belakang yang terbuka, tetapi bagian atasnya menggunakan kanopi sehingga cahaya matahari masih masuk ke area ini.  Interior desain yang cukup sederhana tetapi menarik.  Menggunakan bahan kayu pinus finishing natural dan didominasi sebagian besar oleh warna merah 

Mari kita simak menunya sekarang….

Menu

Nasi KambLing Ubud

Menunya adalah Nasi Kambling Ubud (bukan nasi kambing lho…).  Ternyata ini merupakan singkatan dari nasi kambing guling, yang katanya merupakan ciri khas  penyajian dari Ubud, Bali

IMG_7360.JPG
Nasi Kambling Ubud

Porsinya cukup besar coy… dijamin kenyang.  Isinya yang utama adalah daging kambing guling tentunya.  Potongannya cukup besar disiram dengan saus yang mirip dengan rendang.  Selain itu ditambahkan pula kacang tanah dan dorokdok  (kerupuk kulit), baso goreng dan sayuran.  Ngga ketinggalan sambal matahnya…. membuat makan mennjadi kriuk kriuk, gurih, lembut, semua bersatu….

Nasi Goreng Bacon

Nasi goreng ini adalah nasi goreng pada umumnya.  Cuma perbedaannya di Roegoel ini porsinya banyak, tidak terlalu berminyak sehingga tidak eneg.  Dan porsi sayurnya diatas rata-rata.

IMG_7349.JPG
Nasi Goreng Bacon

Pada bagian atas sajian nasgor ini ditaburi banyak bacon, telor ceplok, dorokdok.  Yang biasa dilupakan adalah acar, tapi disini jangan sampe kelewatan karena acar ini sangat menyegarkan, campuran kuah cuka, timun, cabe, dan bawang merahnya mantap.  Oh ya, seperti yang udah-udah nasgor biasanya diberi level atau tingkat kepedasan.  Disini, level pedasnya diberi nama ngamuk (paling rendah), murka, dan kutuk (paling pedas).  Good marketih idea.

Nasi Pecel Jepun

Pecel adalah makanan yang menggunakan bumbu sambal kacang sebagai bahan utamanya yang dicampur dengan aneka jenis sayuran.  Dalam bahasa Jawa, pecel dapat diartikan sebagai “tumbuk” atau “dihancurkan dengan cara ditumbuk”.  Makanan ini juga mirip dengan gado-gado hanya terdapat perbedaan pada campuran bahan dan tekstur bumbunya.

Nah, di Roegoel ini nasi pecel bisa kita tambahkan satu bahan yang bikin makan jadi lebih nendang, yaitu dipilih antara beef atau lamb.  Unik…

Nasi Pecel Jepun with Lamb


Porsinya mantep, bikin kenyang. Dengan sayuran yang fresh dan cukup banyak, disiram kuah kacang….. Seger…..

Are you ready to sink your teeth into Bandung’s most meaty place? Buruan ke tekape, mumpung masih berdiskon sampai dengan akhir Februari 2016.

Advertisements