lanjutan  dari Belitung Experience #01

DAY 02

Selesai bersiap dari hotel, di hari kedua ini rencananya kita akan berangkat ke daerah timur Belitung, tepatnya ke Gantung dan Manggar. Yups, inilah tempat syuting film Laskar Pelangi yang legendaris itu.  Dan satu lagi, kita akan mampir ke kediaman Bapak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Perjalanan dari Tanjung Pandan ke arah timur berjarak sekitar 100km dilalui dengan sangat lancar.  Durasi perjalanan sekitar satu jam lebih sedikit.

IMG_1985.JPG

Melangkahkan kaki ke ujung kanan area Replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi, terdapat sepotong tembok dan gapura terbuat dari tiga potong batang kayu gelondongan kecil. SD Muhammadiyah Gantung yang asli kini telah digantikan bangunan sekolah yang permanen dengan dinding terbuat dari tembok bata yang disemen.

Di SD Muhammadiyah Gantung itu dulu belajar 10 anak kampung miskin, yang disebut Laskar Pelangi oleh Ibu Mus, guru pendamping mereka sampai kelas 3 SMP. Mereka adalah Ikal, Lintang, Sahara, Mahar, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek alias Samson, Trapani, dan Harun. Belakangan ada Flo, satu-satunya anak orang kaya di sekolah itu.

IMG_1983

Replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi Belitung Timur yang saya kunjungi ini merupakan lokasi baru. Bangunan kayunya dipindahkan dari halaman SD Negeri 9 Selingsing, yang menjadi tempat syuting film Laskar Pelangi. Bangunan aslinya sendiri sudah tidak ada bekasnya.

Museum Kata Andrea Hirata

Tidak jauh dari lokasi SD Muhammadiyah Laskar Pelangi, kita mengunjungi museum kata Andrea Hirata (Indonesia’s First Literary Museum). Keberuntungan sedang berpihak pada kita, bertepatan dengan hari kunjungan kedua ini, museum ternyata baru saja dibuka dari sebelumnya yang ditutup untuk renovasi.

IMG_9844

Ungkapan “apalah arti sebuah kata/nama”  sudah sering terdengar dan sepertinya menjadi sesuatu yang biasa saja. Namun berbeda halnya dengan makna kata-kata yang saya temui pada saat berkunjung ke Museum Kata Andrea Hirata, karena bagi dia, mereka yang dapat menghargai kata-kata akan dihargai oleh kehidupan ini (“those who can appreciate words, will be appreciated by life“)

IMG_9740.JPG

Terletak di Jalan Laskar Pelangi No.10 Desa Gantong Belitung Timur. Dibangun oleh Andrea Hirata pada tahun 2010 dan merupakan Museum Sastra pertama di Indonesia yang hingga saat ini sudah sangat terkenal ke seluruh penjuru dunia. Melangkah masuk lebih jauh ke sisi ruangan di dalam museum maka akan ditemui sudut Warung Kopi dengan tema “Kupi Kuli” dimana kita juga bisa memesan dan menikmati kopi khas Belitung tersebut yang menjadi kesukaan tokoh Andrea Hirata seperti terungkap dalam salah satu tulisannya : “Semakin dalam berkubang didalam warung kopi, semakin ajaib teman-temanku”.

IMG_9737IMG_9736

Satu hal yang sangat menginspirasi saya setelah berkunjung ke Museum ini adalah ungkapan kata-katanya yang tertuang dalam salah satu lagu Laskar Pelangi yaitu : “Pantang Menyerah, Berani Bermimpi … kami Laskar Pelangi”. Semoga hal ini dapat menjadikan saya sebagai salah satu Laskar Pelangi di manapun saya berpijak untuk senantiasa pantang menyerah, gigih dalam mengapai mimpi-mimpi.

 

Kampung Ahok

Puas mengunjungi SD Laskar Pelangi dan Museum Kata, kami bergegas menuju ke satu lokasi yang lain lagi, yaitu Kampung Ahok. Ternyata suasananya tidak seperti yang kita bayangkan, daerahnya betul-betul sangat kampung dengan kiri dan kanan hutan.  Tapi jalannya mulus dan bagus, jadi perjalanan tidak terlalu menyiksa kita.

Agak ragu juga sebetulnya apakah kita bisa berkesempatan masuk ke dalam rumah beliau. Menurut teman-teman yang pernag berkunjung, jika ibunya Ahok sedang ada di Belitung pasti beliau membuat open house di rumahnya.  Dan rupanya lagi-lagi dewi fortuna sedang berpihak.  Kita bisa masuk ke rumah Ahok.

Ibunda Ahok orangnya ramah, mempersilahkan kita untuk melihat-lihat bagian dalam rumahnya dan bebas untuk berfoto.  Suatu kesempatan langka yang tidak boleh disia-siakan. God bless Ahok and family.

IMG_9762

to be continued

Advertisements