Sarapan gudeg? Kenapa ngga?

Gudeg telah dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya sebagai makanan khas dari Yogyakarta. Gudeg adalah makanan tradisional yang terbuat dari nangka muda yang direbus selama beberapa jam dengan gula kelapa serta santan.

Penyajiannya biasa dilengkapi dengan nasi putih, ayam, telur rebus, tahu atau tempe, dan rebusan terbuat dari kulit sapi segar atau lebih dikenal dengan nama sambal goreng krecek. Ada beberapa jenis gudeg yang dikenal saat ini yaitu jenis gudeg kering dan gudeg basah. Gudeg kering hanya memiliki sedikit santan sementara gudeg basah mencakup lebih banyak susu kelapa atau santan.

Nah, berbeda dengan rasa gudeg yang dominan manis, di Gudeg Ayu ini kita akan merasakan gudeg dengan cita rasa yang asin. Rasa manisnya tidak terlalu dominan.

Buka dari pagi untuk melayani pengunjung yang hendak sarapan. Terletak di jalan Irsad, Bandung yang merupakan bagian dari jalan Cibadak dengan segmen jalan dua arah. Namun gudeg ini rupanya hanya buka setengah hari.  Kita tidak bisa menikmatinya untuk makan malam. Rupanya proses memasak gudeg yang cukup lama membuat pemiliknya berkonsentrasi memasak pada sore dan malam hari untuk persiapan berjualan pada setiap pagi.

IMG_0423

Berdiri sejak tahun 1965 sampai sekarang tetap bertahan dengan cita rasa standar khas Gudeg Ayu. Tempatnya berbentuk roda dengan tenda di samping gedung lama, persis di sisi jalan yang nyaris tanpa trotoar.  Tetapi lalu lintas di jalan Irsad tidak terlalu padat sehingga cukup aman dan nyaman.

Cukup banyak yang bisa kita pilih disini, mulai dari nangka muda beserta tahu putih, ayam rebus, telur, dan lainnya.

IMG_0420IMG_0421IMG_0422

Porsinya cukup lumayan membuat energi di pagi hari langsung menjadi maksimal.  Dengan tambahan kerupuk aci yang tersedia di meja, membuat makan gudeg ini menjadi semakin pas.  Kerupuknya masih dibungkus dalam plastik, kita hanya membayar kerupuk yang dimakan saja.

IMG_0419

Tahunya empuk, sedangkan nangkanya (menurut saya) adalah salah satu yang paling mantep selama mencoba beberapa tempat gudeg lain di Bandung. Ada potongan kulit dan kacang merah yang manis juga.  Dilihat dari penyajiannya, gudeg ini saya rasa merupakan kategori gudeg kering karena hampir tidak ada siraman kuah santan yang berlebihan.

IMG_0418

Jadi kesimpulannya, sarapan hari ini lebih dari cukup sebagai cadangan energi bekerja sampai siang hari. Sarapan gudeg? Kenapa ngga? PERFECT!

 

 

Advertisements